

Ditolak orang tua murid karena dianggap kurang pengalaman meski sukses menyulap kelas biasa menjadi unggulan, guru magang ini dipaksa turun jabatan dan memegang kelas terburuk. Dengan sistem kartu ajaib dan ajaran berbasis kekuatan, ia membimbing anak-anak terbuang hingga mencengangkan semua orang di ujian tengah semester.