

Setelah terlahir kembali di tahun 1986, Lin Xingjian menjadi lebih tegas dan berani. Ia memutuskan untuk mandiri demi keluarganya, memanfaatkan sumber daya desa, membuka pabrik douchi, dan membangun sistem kerja yang adil. Bersama warga desa, ia menciptakan peluang usaha, membagi hasil secara merata, dan membawa semua orang menuju kehidupan yang lebih makmur dan sejahtera.